2.1.16

Agenda dan Janji Menjadi Buyar Karena Badan Meriang!

Di saat rasa sakit menyerang, barulah orang itu menyesali dirinya tidak menjaga kesehatan tubuhnya. Contohnya saya sendiri, sekarang ini - saat tulisan ini saya susun sedang drop daya tahan tubuhnya. Saya meriang.

Awal sakit saya sadar banget ya, waktu itu sepulang dari Lotteria Burangrang. Selepas maghrib saya dan kru Uplek (sebuah startup yang sedang dirancang dan digagas oleh kami-kami yang biasa nge-blog di Bandung) mengambil kursi dan meja yang ada halaman depan di pelataran parkir dan kongkow di tempat tersebut.
Uplek bener ... (foto: Asep Hakim)
Ada Lygia, Astri, Kang Asep Hakim, Fauzi dan istrinya: Rani. Sebentar saya ke kasir memesan air jus rasa lemon yang dinginnya menyegarkan. Banyak hal diobrolkan seputar Agenda Uplek di 2016. Salah satunya membicarakan, "Rapat kerja dan akan dilaksanakan di mana?

Setelah lebih dari 1 jam diskusi, saya mohon ijin untuk pulang lebih dulu. Setibanya di rumah, saya serahkan 1 bungkus martabak loyang besar yang didapat dari Kedai Martabak Tropica ke istri, anak-anak pun nampak gembira. "Wiiih bagus!" ujar Salma sedikit berteriak saat dia mengetahui di dalamnya ada banyak rasa martabak; cokelat, durian, blueberry, keju, dan lain-lain.

(Oia, pada sore harinya - kemarin (Selasa, 29/12/2015), saya memenuhi undangan review kuliner: Martabak Tropica di Jl. Wayang 2 (Burangrang) bareng teh Nia, Zahra, FX Muchtar, Widya, Kang Benny,Astri dan Lygia).

Nah, di sini lah awalnya, pada malam hari saat saya buka-buka laptop saya merasa, "Ini kok tenggorokan tiba-tiba gakenak...?" Keesokan harinya barulah saya batuk berdahak dan pilek. Sayapun langsung berusaha memulihkan kondisi tidak mengenakan ini. Saya minum Madu Tropis Brazil dengan dosis 2 kali lebih banyak dari sekadar minum untuk menjaga vitalitas.

Tadi pagi (Sabtu, 2/1/2016) sebab tubuh yang masih sakit belum pulih dengan baik - beberapa janji saya atur ulang. Sebut saja, janjian dengan KUDO diubah menjadi pertemuan di rumah saja di sini, Soreang - Awalnya saya undang pihak KUDO atau Kang Adam ke tempat raker bukan di rumah saya di Soreang Indah.

Ceritanya ... Pasca mengikuti kelas Blogger-nya Kang Arul (ceritanya bisa baca-baca di sini ) - semua peserta yang berminat menjadi Agent KUDO diharuskan mengisi formulir. Dan pihak KUDO akan menindaklanjutinya dengan mendatangi pendaftar. Nah, saya arahkan Kang Adam, dari KUDO -untuk datangnya jangan ke rumah saya (Soreang) tapi ke Margahayu Raya saja - sebuah tempat yang pagi ini (Sabtu, 2/1) menjadi tempat berkumpulnya Tim Uplek mengadakan RAKER.

Karena meriang, gitu deh jadinya; ketemu dengan orang KUDO urung, ikut Raker Uplek pun urung ...

Iya namanya manusia makhluk yang lemah yang tidak selamanya sehat. Tapi manusia pun makhluk yang sering lupa. Manusia sering lupa dengan nikmat yang sudah diberikan sang maha kuasa; nikmat sehat dan nikmat sempat.

Saat diri kita sehat lupa untuk menjaga kesehatan dan saat sempat alias banyak waktu yang dibiarkan berlalu dengan hal-hal yang tidak berguna, ya paling tidak waktunya dipergunakan untuk membaca Alquran atau berdoa - bersyukur atas kesehatan yang telah Allah Swt. berikan kepada kita.

Lho kokjadi ceramah?! Haha :D

Iya, intinya curhat kali ini mau bilang, "Agenda dan Janji Menjadi Buyar Karena Badan Meriang!" [|]

25.11.15

Mengantarkan Pesanan Madu ke Pelanggan

Selepas dari mengantarkan anak sulung ke sekolahnya di SMPN 1 Katapang, saya teruskan perjalanan sesuai dengan rencana pada malam sebelumnya, yaitu Mengantarkan Pesanan Madu ke Pelanggan. Selama di perjalanan tidak ada hal yang menarik hingga akhirnya saya sampai di sebuah Tempat Pemakaman Umum Pandu.
Mengantarkan Pesanan Madu ke Pelanggan

Mengantarkan Pesanan Madu ke Pelanggan

Awalnya saya melihat tanda-tanda kemacetan dari arah Pasirkaliki ke arah Paris Van Java, Sukajadi. Oleh karena itu saya memutuskan untuk berbelok persis di perempatan Istana Plaza Bandung. Seingat saya ada jalan pintas yang bisa membawa saya sampai di jalan Pasteur. Tapi saya lupa-lupa ingat di mana jalan pintasnya.

Begitu saya melihat Pandu - sebuah nama jalan di sebelah kanan, "Aha ... Ini dia, lewat jalan sini kalau tidak salah," batin saya. Saya pun membawa masuk motor ke arah jalan Pandu di kanan jalan. Lalu, saya pun mengambil rute dengan terus menjalankan motor lurus masuk lebih dalam lagi. Di depan saya pagi tadi (25/11) nampak sebuah pemandangan yang membuat saya teringat, "Ya bener lewat ke sini (TPU Pandu)!"

Sambil berbagi akses jalan antara yang datang dari arah atas (yang datang dari arah Pasteur), saya pun tiba di sebuah gerbang yang menarik perhatian. Saya memutuskan untuk memarkirkan kendaraan roda duaku ini sebentar. Sambil terus memerhatikan beberapa bentuk makam dan pagar atau gerbang yang memisahkan antara saya yang di luar dengan pemandangan di balik pagar, saya pun memotret beberapa sudut foto. Terasa berbeda antara luar pagar dan di dalam pagar membuat saya penasaran. 
Swafoto sebelum melanjutkan perjalanan mengantarkan madu ke pelanggan
Sehabis swafoto saya pun melanjutkan perjalanan sesuai agenda, Mengantarkan Pesanan Madu ke Pelanggan - yang beralamat di jalan Rancaherang. Saya mengambil jalan Lemah Neudeut yang saya lanjutkan terus ke Sukajadi di atasnya. Taklama kemudian, saya menjumpai jalan Cijerokaso, Sukasari kota Bandung - dari saini taksampai 30 menit saya sudah masuk ke jalan Rancaherang dan Madu sebanyak 12 botol pun sudah sampai ke tangan pemesan.

Takberselang lama, saya pun pulang ke Soreang. Dan saya kembali menyambung rasa penasaran seputar TPU Pandu. Dari sekian banyak informasi yang terdapat di internet, artikel yang dirilis oleh Info PR terbilang mengena di hati saya sebagai bahan rujukan untuk bahan reka-tulis ulang artikel kali ini.

Sekilas tentang TPU Pandu

TPU Pandu merupakan lahan luas yang dibatasi pagar sebagaimana perumahan yang berbentuk komplek. Namun bedanya komplek ini tempat pemakaman bagi umat Kristen. TPU Pandu memiliki luas 127.700 m2, Sebagian lahan di TPU ini merupakan pemakaman milik pemerintah Belanda yang bernama Ereveld Pandu dengan luas 30.000 m2. Total luas TPU Pandu sebagai pemakaman umum tidak lebih dari 10 hektar.




Sampai dengan hari ini, Ereveld dibiayai dan dirawat dengan baik oleh pemerintah Belanda dan taksembarang orang yang diperbolehkan untuk masuk ke dalam wilayah Ereveld Pandu. Sebatas mereka-mereka yang ada relasi, ikatan saudara saja dengan orang yang dimakamkan atau setidaknya memiliki surat ijin itupun secara khusus dari Kedutaan Belanda ehingga boleh masuk ke komplek Ereveld Pandu.

TPU yang berdiri pada 1932 ini bila ingin digunakan sebagai pemakaman baru, pada umumnya menggunakan lahan daur ulang atau makam yang lama tidak diperpanjang lagi registrasi-nya. Lahan yang terapat di TPU Pandu dibagi menjadi 3 blok, antara lain; blok CA, CB dan T.

Blok CA posisinya di kantor TPU Pandu sebelah timur, alias di jalan utama sebelah kanan yang berbatasan langsung dengan jalan Terusan Pasteur.

Blok CB posisinya berada sebelah kanan jalan utama di sebelah barat setelah gerbang Ereveld Pandu dan berbatasan dengan sebuah selokan serta Jalan Terusan Pasteur.

Adapun blok T posisinya di jalan utama sebelum gerbang Ereveld Pandu sebelah kiri serta sebagiannya lagi berada tepat di belakang kompleks Ereveld Pandu.


TAHUKAH ANDA?
Ereveld Pandu merupakan sebuah kompleks permakaman Belanda yang terletak di Jl. Pandu No. 32, Pamoyanan, Cicendo, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Ereveld Pandu merupakan salah satu dari 2 ereveld yang berada di JaBar, selain Ereveld Leuwigajah yang berada di Kota Cimahi.

Terdapat 4.000 makam di Ereveld ini. Sebagian besar adalah tokoh militer dan korban perang yang meninggal di kamp konsentrasi Jepang hingga saat kejatuhan Jepang pada tahun 1945. Di titik tertinggi pada ereveld ini berkibar bendera dan di bagian bawah bendera tersebut tertera nama-nama orang yang telah terbunuh.

Di sini berdiri 2 monumen, satu untuk penduduk sipil yang dimakamkan tanpa ketahuan namanya, dan satu lagi untuk prajurit yang dimakamkan tanpa ketahuan namanya.

Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker, arsitek Belanda yang merancang desain sejumlah bangunan terkenal di Kota Bandung, dimakamkan di Ereveld Pandu. [Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas]

Di TPU Pandu tercatat ada 21.886 makam. Guna kepentingan tertib administrasi, para ahli waris diwajibkan mendaftar ulang (registrasi makam). Nama dan tanggal wafat orang yang dimakamkan adalah data pokok yang dibutuhkan. Ahli waris yang telah melakukan pendaftaran ulang akan memegang kartu guna mempermudah saat pendaftaran di lain waktu.

Demikian sedikit ulasan tentang TPU Pandu yang gaknyambung dengan judul Mengantarkan Pesanan Madu ke Pelanggan  - hehehe sambung-sambungin aje yeee.

Mari kita nge #teh Ready to shipping: #madutropisbrazil #bumburujakciherang #olshop #dagangan #online #umkm

A photo posted by Ade Truna (@kang_adetruna) on



Sambil nge-post artikel di sini saya pun dibantu istri bikin teh manis dan ngebungkusin pesanan; Madu dan Bumbu Rujak Ciherang :D [|]
----
Sumber rujukan: http://info.pikiran-rakyat.com/data/tpu/tpu-kristen-pandu
https://id.wikipedia.org/wiki/Ereveld_Pandu

20.10.15

Dapat Handphone dan Uang 2 Juta, Euy!

Pihak pertama yang saya prioritaskan untuk nge-SHARE adalah Grup #BloggerBDG di forum diskusinya saya menulis, "[SHARE] Siapa yg mendoakan aku menang blog competition ‪#‎GoForIt‬ blogdetik? hehehe makasiiih"


Melansir portal blogdetik yang mengumumkan pemenang lomba,redaksinya sepertiberikut ini.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penilaian oleh tim juri dari blogdetik dan PT Smartfren Telecom, maka susunan pemenang lomba blog #GOFORIT sebagai berikut :

1 Pemenang Utama yang berhak mendapatkan hadiah 1 unit smartphone Andromax Ec dan uang tunai Rp 8.000.000,- adalah:

asacinta.blogspot.co.id
Janji Ibu Digital: lnternet Cepat untuk Waktu Keluarga Lebih Banyak #GoForIt

1 Pemenang Most View (banyak dilihat) bagi pengguna platform blogdetik dan berhak mendapatkan hadiah 1 unit smartphone Andromax Ec dan uang tunai Rp 4.000.000,- adalah:

sutorowebid.blogdetik.com
#goforit Dari Zaman Kaleng ke Zaman 4G Smartfren

1 Pemenang Terbaik Pertama yang berhak mendapatkan hadiah 1 unit smartphone Andromax Ec dan uang tunai Rp 2.000.000,- adalah:

bede.blogdetik.com

Traveling Semakin Semangat dengan Internet Cepat #goforit


1 Pemenang Terbaik Kedua yang berhak mendapatkan hadiah 1 unit smartphone Andromax Ec dan uang tunai Rp 1.000.000,- adalah:

www.bairuindra.com
Ada Orang Bertanya Pada Pemilik Smartphone #goforit

1 Pemenang Terbaik Ketiga yang berhak mendapatkan hadiah 1 unit Andromax Ec adalah:

www.meanwhileunme.com
Piramida Pariwisata Indonesia #GoForIt

10 postingan terpilih tim juri yang berhak mendapatkan hadiah uang tunai @ Rp 500.000,- dan 2 Tiket Jungle Land adalah:

sketsagunungkidul.blogspot.co.id - Bersama Smartfren 4G LTE Advanced Mendukung Kemajuan Industri Pariwisata Indonesia Let's #Goforit
www.sutopo.com - Semakin Cepat Koneksi Internet dan Stabil dengan Smartfren 4G LTE Advanved #Goforit
www.bayuwin.com - Smartfren 4G, Smartphone Tepat, dengan harga dan fungsi untuk Pemuda masa kini #GoForIt
arintasetia.blogspot.co.id - The Thumb Generation #GoForIt (Percakapan 2 Anak Muda di Suatu Kafe)
darwinjh.blogspot.co.id - Smart dengan Smartfren, Berinternet Tepat di Era Internet Cepat #goforit
www.niaharyanto.com - #GoForIt, Internet Super Cepat dan Stabil yang Sangat Worth It
umarsandi.blogdetik.com - Yuk! Mulai Dari Sekarang Akses Internet Cepat Smartfren 4GLTE #goforit
haijepang.blogspot.co.id - #GoForIt solusi INTERNET PENUH MASALAH
www.qiahladkiya.com - Orangtua Cerdas Bergaya Hidup Digital, #GoForIt Aja!
ruanghujan.blogdetik.com - #goforit Membuat Musik Kaya akan Referensi

Selamat kepada pemenang dan silakan isi data anda secara lengkap pada detikconnect sebagai konfirmasi penerima hadiah. Jika merasa sudah lengkap, segera kirim URL link detikconnect Anda dengan cara berkomentar di bawah ini.

Kami tunggu konfirmasinya paling lambat hingga tanggal 27 Oktober 2015!

Lebih dari tanggal tersebut, hadiah dinyatakan hangus!

Keputusan pemenang adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat!

SUMBER: http://blog.detik.com/kabarblog/2015/10/20/blogger-ini-mendapat-uang-rp-8-juta-setelah-mengubah-gaya-hidupnya

8.8.15

Potret di Belakang Layar : #BloggerBDG Saat di Kedai Kecil

Blogger Bandung sekarang ini sudah mulai disibukan dengan banyak kegiatan undangan terutama di akhir pekan. Pengundangnya pun beragam; ada perusahaan gawai, kuliner, seminar dan lain-lain. Memperhatikannya ada perasaan bangga dan lega, "Alhamdulillah sudah mulai mengeliat ya sekarang para blogger Bandung ...." Maka buat para blogger muda di 2015 berbahagialah, kalian sudah bisa dengan mudah berkontribusi berbagi ilmu, berbagi informasi dan melaporkan berita-berita dengan cara kalian sendiri ...


Berbicara mengenai undangan kuliner bagi Blogger Bandung, pada hari kamis (30/7) yang lewat, saya termasuk ke dalam rombongan Blogger Bandung yang dipersilakan hadir di Kedai Kecil jalan Dipati Ukur nomor 36. Berada tidak jauh dari Kampus Universitas Padjadjaran menjadikan Kedai yang digawangi oleh 5 orang yang semuanya laki-laki berada di lokasi yang strategis.

Saya tidak akan menguraikan secara detil mengenai Kedai Kecil ini. Tapi berikut ini ada beberapa Potret di Belakang Layar : #BloggerBDG Saat di Kedai Kecil tempo hari.














Potret di Belakang Layar : #BloggerBDG Saat di Kedai Kecil

Bisa ditarik kesimpulan, pemotret harus ikhlas, saat serius memotret tapi apa yang terjadi? Modelnya diam saja seakan tidak ada siapapun di depan mereka ...

Nih contohnya ...


---
Informasi lebih detil seputar review Kedai Kecil bisa membacanya di sini.

4.7.15

Buka Bersama Kaos Gurita

Jumat (03/07) sore di Piset Square Mall di bilangan Lingkar Selatan atau lebih tepatnya dekat Hotel Horison Bandung telah diselenggarakan Buka Puasa Bersama. Ada banyak blogger yang tergabung dalam #BloggerBDG yang masih konsisten menggunakan forum Grup Facebook sebagai wadah berkumpul berbagi informasi atau sekadar say hello.


Takhanya buka puasa saja, acara pun diisi dengan lomba menulis blog dan foto norak. Ya tidak mau mengetengahkan acara yang serius, tapi iseng-iseng aja, itu barangkali keinginan Eka Riani - owner dari Kaos Gurita.

  Bagi pembaca yang suka dengan gaya dan corak khas Kaos Gurita sila kunjungi:
  • Portal resmi: http://kaosgurita.com/
  • Fanpage Official: https://id-id.facebook.com/guritakaos
  • Twitter Official: https://twitter.com/kaos_gurita
  • Instagram Official: https://instagram.com/kaosgurita 
Dan kemarin pun Kaos Gurita Terbaru dihadiahkan kepada semua blogger yang hadir. Semua orang mendapatkannya, termasuk saya Dapat Kaos Gurita Nu Gaduh Bandung.[]


2.7.15

Buat Kartu Pelanggan Pos Secara Gratis

Rabu pagi (01/07) saya harus berangkat menuju distributor Lakoca sebab stok di rumah habis. Dari rumah sudah atur strategi bagaimana caranya supaya Lakoca yang dipesan oleh pembeli online ke Samarinda bisa langsung dipaketkan tanpa harus pulang dulu ke rumah. Ya udah ... Saya pun akhirnya mengantongi seal tape besar alias lakban, gunting dan pembungkus.

Pukul 10 pagi saya sudah tiba di tempat pengambilan Lakoca, setelah itu destinasi selanjutnya pergi ke kantor pos. Sepanjang jalan menjumpai kemacetan, beruntung mengendarai sepeda motor sebab bisa pilih-pilih jalan kecil dan sampai juga di kantor pos pusat jalan Asia Afrika Bandung.

Alhamduillah sampai juga di Kantor Pos Pusat ... Saat masuk tidak terlalu banyak orang yang mengantri padahal saya menduga siang hari tentu akan banyak orang yang sibuk mengurusi kiriman dokumen atau barang di sini.
Waktu mulai memasuki gudung pos, ada yang menarik perhatian saya. Di sudut kanan dekat pintu masuk menuju gudang pengemasan ini nampak meja bertuliskan Pendaftaran Kartu Pelanggan Pos. "Wah ... Ini dia," batin saya seraya menghampiri.


Setelah saya duduk lalu bertanya sama mbak yang duduk manis menghadap pengunjung, akhirnya saya mengerti bahwa cukup dengan foto kopi tanda pengenal dan isi form saja persyaratan menjadi Pelanggan Pos. Setelah saya dimintai KTP untuk di-fotokopi sambil menunggu itu saya dimintai juga mengisi formulir yang berisi kolom standar; Nama, Alamat, Nama Ibu Kandung, Alamat saat ini, profesi, pendapatan per bulan dan seterusnya.

"Berapa biaya pendaftaran ini, bu?" tanya saya kepada CS yang murah senyum dan ramah kemarin.

"Gratis, pak," jawab CS. "Saat ini Pelanggan Pos baru bisa menggunakan Kartu Pelanggan untuk layanan Wesel Pos Instan saja. Ke depannya tengah dipersiapkan untuk semua layanan yang terdapat di kantor Pos." tambah CS (nggak enak juga saya menyebutnya cs terus - saya lupa takbertanya siapa namanya)

Berbicara mengenai layanan yang terdapat di kantor pos, berikut ini saya coba uraikan beberapa diantaranya.
  • Pos Express.
    Produk Pos Indonesia yang menjanjikan, "Sehari sampai. Pasti!" merupakan pilihan tepat layanan premium Pos Indonesia yang mengutamakan kecepatan, ketepatan dan mudah dilacak.
  • Pos Kilat Khusus.
    Produk Pos Indonesia selanjutnya yaitu Pos Kilat Khusus sebagai pilihan tepat dan terpercaya untuk pengiriman dokumen atau barang yang mengandalkan kecepatan serta ketepatan ke seluruh wilayah Indonesia. Untuk layanan ini Pos Indonesia menggunakan tagline, "Terpercaya dengan jaringan terluas."
  • EMS International.
    Produk Pos Indonesia lain, yaitu EMS International dengan menyebutkan, "Jangkauan Internasional", EMS menjadi pilihan tepat layanan premium untuk pengiriman dokumen dan barang ke luar negeri.
  • Wesel Pos.
    Produk Pos Indonesia ini melayani penerimaan dan pengiriman uang yang solutif. Pasalnya wesel pos terbilang handal dalam hal kecepatan, ketepatan dan keamanan kiriman uang Anda, baik domestik (Weselpos Instan, Weselpos Prima dan Weselpos Korporat atau Kemitraan, dengan fitur yang akan disesuaikan dengan permintaan dan kesepakatan) atau Nasional serta Internasional (Western Union, International Express Money Order (IEMO), International Money Order (IMO), BNI Wesel PIN, Fire Cash/Wesel Instan BCA dan Wesel Instan Mandiri di setiap Kantor Pos). 
  • Pos Pay.
    Melansir portal resmi Pos Indonesia disebutkan, "Pembayaran berbagai tagihan dan angsuran dapat Anda lakukan di Kantorpos yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, dengan layanan yang lebih lengkap, lebih cepat dan tentunya akan sangat memudahkan transaksi pembayaran Anda. Gunakan POSPAY untuk pembayaran tagihan dan angsuran “apapun” secara online di Kantor Pos."
Itulah beberapa Produk Pos Indonesia yang bisa menjadi pertimbangan Anda saat akan melakukan aktifitas sesuai produk di atas.

Setelah mengisi formulir, Kartu Pelanggan pun beres. Taksaja diserahi Kartu Pelanggan, saya pun dihadiahi merchandise seperti stiker dan gantungan kunci siang kemarin (01/07). Pelayanannya ramah, dapat hadiah, prosesnya cepat, GRATIS lagi! Terima kasih Pos Indonesia.

Setelah semua urusan  Buat Kartu Pelanggan Pos Secara Gratis selesai. Selanjutnya saya mengemas Lakoca yang dari tadi menunggu untuk dibungkus. Urusan pengiriman Lakoca pun rampung, saya pun pulang ke Soreang meninggalkan jalan raya pos "Postweg" - sebuah nama jalan pemberian masa penjajahan Belanda, Daendels.
Nge-twit typo ... gakapa-apa ya mohon maklum hehehe :P

Informasi layanan Pos Express bisa menghubungi di nomor (PosCall) 161.
Website: posindonesia.co.id
Facebook: Pos Indonesia
Twitter: posindonesia

1.7.15

Tampil Speechless dalam Video Goodlife BCA


Bukan tampil cameo sebab terkenal aja kagak! Tapi figuran iya saya setuju. Dan perasaannya senang sekali meski saya Tampil Speechless dalam Video Goodlife BCA - Perhatikan mulai di menit ke 2:01 itu penampilan saya saat mengikuti GebyAR Competition.

Apa sih GebyAR Competition ? Ya perhatikan saja video Goodlife BCA di atas itulah yang saat ini tengah dikampanyekan oleh BCA di beberapa kota besar di Indonesia paing tidak hingga tanggal 3 Juli 2015.

Gegaranya saya waktu itu tengah membuat Kartu Xpresi, artikelnya bisa dibaca di sini. Tadi istri saya lihat juga video Goodlife BCA GebyAR Competition di atas, tanggapannya sebuah pertanyaan sederhana, "Siapa perempuan di sampingmu, pap?" Jeng...jeng!

"Itu Rany blogger, mam ..." :D