Nahas di Akhir Oktober 2017

Hidup bukan hanya merasakan manis, pahit pun akan kita rasakan … Dan cerita ini salah satunya …

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 gak akan saya lupa! Bukan karena saya sok-sok an hehe Tapi di hari kemarin itu saya didatangi nasib nahas. Kenahasan ini sudah saya rasakan sejak sebelum keluar rumah.

Menjelang berangkat ke 23 Paskal, pagi itu saya menyisipkan 1 sachet obat tolak angin cair ke dalam kantong jaket, tumben sekali. Dan sambil memasukkan satu per satu alat-alat ke dalam tas termasuk laptop, saya bilang ke istri, “Kok gak enak perasaan ya?”

“Kenapa?” tanya Risya.

“Gak tau nih, ” jawab saya lirih.

Setelah semuanya masuk ke dalam tas; powerbank, kabel data, laptop, tongsis  dan kamera – barulah saya berangkat menuju 23 Paskal. Bersama-sama dengan blogger Bandung memenuhi undangan peluncuran sebuah produk internet 1Gbps besutan CBN.

Kenapa saya harus bawa laptop? Sebab di sore harinya, saya harus mendampingi peserta Gapura Digital khususnya kelas Google My Business. Sudah beberapa bulan terakhir saya mengisi kelas tersebut di Eduplex Dago. Nah, materi video dan slides untuk mengisi kelas tersebut ada di laptop.

Sejak masuk basement tempat parkir kendaraan di 23 Paskal, pertemuan saya dengan blogger diawali berjumpa dengan Hilman Graha, blogger Bandung. Rasa gembira bertambah lagi saat masuk gedung 23 Paskal yaitu di Lobby Hejo. Di sini sudah lengkap bloggernya, ada kang Iden, Noniq, Raja, Rani, Ida, Ery dan kawan-kawan lain.

Acara belum dimulai, namun beberapa booth kelihatan sibuk dengan persiapannya masing-masing, termasuk booth CBN itu sendiri. Hingga tibalah pada sebuah pemandangan yang bagi saya dan dua orang teman lain menarik.

Kita bertiga (saya, Hilman dan Noniq) diajak untuk memberikan testimonial berupa menjajal langsung koneksi super cepat 1Gbps-nya CBN. Terbukti, kenceng banget. Nah, sialnya  – saya meletakkan begitu saja Samsung J7 Core yang saya genggam di sebelah unit laptop yang dipergunakan test speed di  booth CBN.

Saya benar-benar hilang fokus untuk kembali membawa Samsung J7 Core ini. Setelah belasan menit baru lah saya ingat. Dan itu sudah cukup bagi si maling untuk mengembat Samsung J7 Core milik saya.

Acara pun dimulai …

Saat orang lain mulai memotret, melaporkan acara yang tengah berlangsung di sosmed, saya cenderung kosong baik pandangan maupun tenaga. Meskipun sesekali memotret tapi pikiran melayang lagi ke Samsung J7 Core yang hilang . Saat saya lunglai, lemas dan mual saya ambil 1 sachet tolak angin cair di saku jaket. Badan mulai terasa hangat dan tenaga pun mulai muncul – di sinilah saya memutuskan pulang.

Bukan pulang sih … Tapi melanjutkan perjalanan ke Eduplex Dago untuk melakukan aktifitas rutin mengisi kelas Google My Business. Di sini pun saya lagi-lagi baper – waktu lagi ngisi materi, ceritanya saya sedang memaparkan data.

Bahwa 80% pengguna Internet mencari kebutuhan yang mereka cari melalui mesin pencarian per hari. Dan 75% mereka mencari kebutuhannya via smartphone.

Nah pas menemukan kata, “Smartphone”, saya spontan bilang ke audiens, “Duh hari ini saya sedang sedih, bapak/ibu … Kenapa? Karena smartphone saya hilang tadi pagi …”

Pulang ke rumah …

Sesudah memenuhi hari sesuai agenda pada waktu kemarin (28/10) saya cabut. Pulang ke rumah. Di rumah, istri saya yang sudah sejak hilang saya kabari – berusaha terus menenangkan saya, dia bilang, “Kita beli aja unit yang baru?”

“Gak usah …,” jawab saya di hadapan istri malam itu.

“Saya bahkan trauma dengan ini semua; datang ke sebuah undangan blogger atau beli handphone baru,” dalam hati saya bilang seperti itu.

“Interopeksi diri aja dulu deh…,” tambahku dalam hati.

Iya, saya sepanjang jalan pulang terus menerus mengingat-ingat dosa apa? Salah apa?

Begitu pula saat malam hari, sambil kembali mengerjakan post placement di beberapa blog yang saya kelola – saya pun masih terus diliputi rasa sedih, marah, kesal pada diri sendiri kok bisa seceroboh … Meletakkan Samsung j7 Core terus melupakannya, Damn!

Nahas di Akhir Oktober 2017

Masih jelas kegembiraan saat memenangkan hadiah saat sesi doorprize. Handphone tersebut merupakan doorprize acara Press Conference di Pendopo Kota Bandung saat menggelar Daihatsu BOTRAM.

adetruna dapat doorprize saat konferensi pers BOTRAM Daihatsu di Pendopo Kota Bandung 18 Sept 2017
Saya ketika mendapatkan Samsung J7 Core sebagai doorprize konferensi pers BOTRAM Daihatsu di Pendopo Kota Bandung (18 Sept 2017) | foto: Siti Fauzia

Sampai tulisan ini pun saya belum bisa benar-benar move on …

 

  • https://plus.google.com/+SitiFauzia

    Stay strong kang Ade. Hehehe InsyaAllah Allah kasih gantinya yang terbaik nanti. 😊

    • oke aamiin – trims ya 🙂

  • Cing sabar nya kang, moga tergantikan yang lebih dari itu, da kumaha atuh, tos d misscallan oge teu aktif.

    • ok siap. nuhun nya 🙂

  • Semoga dapet rejeki yang lebih lagi ya kang

    • aamiin – nuhun ya – sukses juga buat Risky