Berwisata ke Danau Central Park di Mega City Meikarta Cikarang

“Kejutan Besar Telah Tiba Meikar Duck”. Itulah kalimat yang tertulis di sebuah backdrop yang ada takjauh dari bibir danau saat saya hadir di sebuah lahan seluas 100 hektar; Meikarta — kemarin (Minggu, 5/11). Namun, sebelum saya melanjutkan cerita tentang Meikar Duck. Saya coba awali dengan cerita perjalanan saya memenuhi janji untuk bertemu di tempat yang sudah kami tentukan.

Tiba di Pool Travel Baraya Tebet dengan menggunakan ojek online, Alhamdulillah — bisa sampai sesuai waktu yang diperkirakan di titik kumpul. Saya lantas berjalan melewati portal yang terdapat di depan gedung Tebet Indraya Square (TIS) bilangan Tebet, waktu menunjukkan pukul 6 pagi lebih 15 menit.

Pagi itu perasaan saya leluasa sekali, “plooong…!” Apa pasal? Karena sesuai komitmen saya dan teman-teman lain diharuskan berkumpul di sini untuk pergi bareng-bareng ke sebuah acara pada pukul 7.30 pagi.

Minggu pagi kemarin (5/11/2017) ada teman lain juga yang datang sama paginya, yaitu Mas Jun Joe Winanto. Kami berdua ngobrol random. Sampai pada akhirnya satu per satu teman-teman blogger berdatangan. Ada mbak Andiyani, Mas Dede, Teh Ani Berta, Mas Satto, Fawwaz dan teman-teman lain melengkapi dan memenuhi meja di kedai donat yang ada di samping TIS.

Berwisata ke Danau Central Park di Mega City Meikarta Cikarang

Setelah rombongan lengkap, kami mulai bergegas ke sebuah kendaraan yang akan membawa kami semua. Dengan menggunakan bis “si burung besar biru”, kami bergerak menuju tempat tujuan. Destinasi utama kita semua adalah untuk mengikuti peresmian danau yang menjadi kediaman seekor bebek kuning raksasa. Tidak sampai 1 jam, karena masih pagi sehingga tidak menjumpai kemacetan, kami akhirnya sampai ke tempat tujuan.

“Luas sekali!” itu yang keluar dari lisan saya saat menginjakkan kaki untuk kali pertama di Central Park, Meikarta – Cikarang, Bekasi.

Dari pemberitaan yang berhasil saya dapatkan, Giant Yellow Duck atau Bebek Raksasa berwarna kuning ini bukanlah yang pertama hadir di Indonesia khususnya di Central Park Meikarta. Berawal dari seni instalasi yang diciptakan oleh seniman asal Belanda bernama Florentijn Hofman, bebek karet tersebut hadir di Perancis untuk pertama kalinya sebagai karya seni pada 2007.

Dan pagi itu, layaknya di sebuah peresmian destinasi wisata, suasana di Central Park ramai banget! Bukan hanya saya dan teman-teman, masyarakat Cikarang, Bekasi jamak yang menunjukkan rasa penasaran dan berusaha hadir dan ingin tahu, “Apa itu Meikar Duck?”

Apa sih Meikar Duck?

Meikar Duck merupakan sebuah ungkapan yang ingin disampaikan oleh pihak pengembang Meikarta (Lippo Group) sebab sudah menghadirkan bebek mainan raksasa berwarna kuning di danau yang mampu menampung 300 ribu meter kubik air tersebut.

adetruna-Berwisata-ke-Danau-Central-Park-di-Mega-City-Meikarta-Cikarang
[dokpri]
Saya mengetahui seputar Meikar Duck ketika tiba di lokasi sih. Takjauh dari bibir danau ada sebuah backdrop bersama panggung mini tertulis “Kejutan Besar Telah Tiba MeikarDuck”.

Dan pada hari Minggu pagi kemarin pun digelar lomba menggambar anak-anak.

Anak-anak-peserta-lomba-menggambar-di-Central-Park-Meikarta-Cikarang-Bekasi-
[dokpri]
Tentunya hal ini menambah suasana Central Park semakin meriah. Tidak sekadar mengantar anak untuk berlomba, para orangtua bisa sekaligus bertemu sang idola.

Berwisata ke Danau Central Park di Mega City Meikarta Cikarang

Kebersamaan menyaksikan Giant Yellow Duck semakin lengkap dengan adanya talkshow yang menampilkan pesinetron dan aktris layar lebar cantik; Julie Estelle, Psikolog Tika Bisono serta tidak ketinggalan Ferry Tahir, selaku Presiden of Sales Meikarta yang banyak menginformasikan tentang perkembangan dari pembangunan Central Park Meikarta.

Tujuan Meikarta menghadirkan bebek kuning raksasa adalah untuk meramaikan destinasi wisata lokal Cikarang Bekasi dan dipersembahkan untuk warga sekitar Cikarang. Seperti yang sudah disampaikan oleh pak Ferry saat dirinya diwawancarai oleh awak media berita, “Kita hadir untuk menyenangkan pengunjung (terutama warga Cikarang Bekasi-red).”

Ferry Tahir selaku Presiden of Sales Meikarta
Ferry Tahir selaku Presiden of Sales Meikarta [dokpri]
Ada banyak hal lain yang sempat dijelaskan oleh Ferry Tahir kepada kami yang berada di hadapannya kemarin, seperti Giant Yellow Duck (GYD) hadir di taman seluas 100 ha yang nantinya akan menjadi paru-paru Mega City Meikarta.

Central Park sengaja dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau. Selama berada di danau yang luasnya 20 hektar, GYD akan menjadi simbol baru Meikarta. Warga Cikarang dan warga lain di luar kota Bekasi bisa hadir di Central Park kemudian berswafoto atau menikmati pemandangan serta udara segar.

Saya sih sudah merasakan udara segar serta angin sepoi-sepoi menerpa wajah saat berkeliling menggunakan golf car kemarin.

Ukuran Giant Yellow Duck di Central Park Meikarta adalah setinggi 15 meter
[dokpri]
TAHUKAH ANDA? Giant Yellow Duck atau dikenal juga dengan rubber duck ini diciptakan dengan berbagai ukuran. Salah satunya bebek karet raksasa setinggi 15 meter yang hadir di Central Park Meikarta.

Central Park Menyediakan 50 Unit Armada Golf Car

Dengan menggunakan Golf Car, saya berkesempatan mengitari Central Park yang konon akan menjadi kota hunian kelas dunia tersebut. Dari mulai ujung kiri danau hingga ke ujung kanannya. Saya nggak sempat menanyakan namanya, pak sopir sudah bekerja sejak 3 bulan yang lalu di tempat tersebut.

naik-golf-car-di-Central-Park-Meikarta-Cikarang-Bekasi
[dokpri]
Dari hasil berbincang-bincang dengan pak sopir, Central Park menyediakan armada golf car dengan jumlah yang tidak sedikit. Armada golf car ini bisa dipakai pengunjung untuk berkeliling tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Setiap hari ada 50 unit golf car yang siap melayani pengunjung. Masuk ke sini gratis dan menumpangi mobil ini pun gratis,” tegas pak sopir kepada saya yang kebetulan duduk di sampingnya.

Julie Estelle  Tidak Ketinggalan Ambil Unit di Meikarta

Yang menarik dari kunjungan saya kemarin, selain membuktikan kehadiran GYD yang cukup fenomenal, saya dapat berkesempatan bertemu langsung dari dekat dengan Julie Estelle Gasnier.

Julie Estelle pun Tidak Ketinggalan Ambil Unit di Meikarta
[dokpri]
Kemarin, saya bisa memperoleh informasi yang sama seperti yang digali para awak media dari wanita cantik kelahiran 4 Januari 1989 ini.

Faktanya, Julie Estelle Gasnier tidak ketinggalan mengambil unit di Meikarta dengan cukup beralasan. Dirinya seorang yang gemar dengan pola hidup green living. Senang bercocok tanam dan berolahraga di ruang terbuka hijau, karena itulah dirinya memutuskan untuk menginvestasikan kekayaannya di Meikarta.

Tika Bisono Menyuarakan Men Sana In Corpore Sano
[dokpri]

Tika Bisono Menyuarakan Men Sana In Corpore Sano

Saya tahu Tika Bisono sudah sejak lama, paling tidak saat psikolog ini memiliki lagu yang populer pada 1987, “Pagi”. Kemarin senang sekali bisa berjumpa dengan Tika Bisono. Kehadirannya tidak sebagai penyanyi, alih-alih membawakan lagu hits Pagi di panggung mini Meikar Duck, mbak Tika menyuarakan polah hidup sehat dengan menjelaskan tentang men sana in corpore sano ke semua penonton.

“Di dalam tubuh yang sehat, terdapat pula jiwa yang sehat atau Men sana in corpore sano,” seru Tika kepada audiens yang rata-rata anak-anak serta ibu-ibu kemarin.

Tika sempat menegaskan kepada semua pengunjung agar terus beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sekitar kita.

“Ruang terbuka hijau Central Park contohnya, lingkungan ini akan membantu anak-anak dan orang dewasa untuk menyesuaikan diri,” ujar Tika di panggung Meikar Duck.

“Taman Central Park yang luas ini bisa memfasilitasi kita semua saat ingin melepaskan penat, sehingga kita tidak stress,” tegas pelantun lagu hits di era-80an, “Pagi” ini.

Ayo-Berwisata-ke-Danau-Central-Park-di-Mega-City-Meikarta-Cikarang
[dokpri]

Berwisata ke Danau Central Park di Mega City Meikarta Cikarang

Saya pribadi sangat beruntung bisa hadir di ruang terbuka hijau Central Park Meikarta, Cikarang Bekasi kemarin. Senang sekali bisa menghabiskan penasaran dengan Giant Yellow Duck yang selama ini lalu lalang di pemberitaan internasional.

Oh ya, di Central Park ini terdapat pula food truck yang menyediakan makanan serta minuman guna memenuhi kebutuhan pengunjung ketika lapar dan haus. Saya kemarin sempat memesan menu ayam saus lada hitam dan Iced Lemon Squash di salah satu food truck yang bernama The Lime Chicken.

Food Truck The Lime Chicken menyediakan menu Ayam saos lada hitam segar .. #giantyellowduck

A post shared by kooliner (@igkooliner) on

Bagi Anda yang memiliki rasa penasaran dengan bebek karet berwarna kuning berukuran besar ini, tidak usah jauh-jau pergi ke Perancis, Osaka atau LA tapi kita cukup datang saja ke Central Park dengan danaunya yang super luas di Mega City Meikarta, Cikarang.


Referensi: id.wikipedia.org/wiki/Bebek_karet_(seni_instalasi)

  • https://plus.google.com/+kurniaamelia

    Tempatnya Instagramable banget yaa jadi pengen kesana lagi.

    • https://twitter.com/adetruna

      iya bener — kebayang nanti kalo sudah rindang2 pohonnya … sejuuuk 🙂