Bergerak Bersama ASUS ZenPower Slim 6000

Bergerak Bersama ASUS ZenPower Slim 6000

Bergerak Bersama ASUS ZenPower Slim 6000 – Sudah mau setahun aja nih saya bersama Gapura Digital mengajak masyarakat pebisnis untuk memaksimalkan online khususnya Google My Business. Awalnya di bulan 4 (April) 2017, saya diundang oleh Gapura Digital untuk mengikuti pembekalan guna menjadi pelatih program mereka hingga hari ini.

Telah lebih dari 30 angkatan lahir dari agenda Gapura Digital Bandung yang sudah rutin diselenggarakan di Eduplex, Dago. Pelatihan UKM Go Online bersama Gapura Digital ini pesertanya beragam. Ada mahasiswa yang belum punya bisnis, ada anak SMK yang tengah magang, bahkan ada yang sengaja datang jauh-jauh dari luar kota Bandung. Pada umumnya memang gelaran Gapura Digital dihadiri oleh peserta yang memiliki bisnis dan ingin meng-online-kan bisnis mereka. (tentang Gapura Digital, sila baca artikelnya: Mengisi Materi Google Bisnisku di Eduplex Dago Bandung)

Adetruna Berfoto bareng Peserta Pelatihan UMKM GO Online bersama Gapura Digital di Eduplex Dago - Bandung
Berfoto bareng Peserta Pelatihan UMKM GO Online bersama Gapura Digital di Eduplex Dago – Bandung (dokpri)

Selain menjadi tenaga pelatih di Gapura Digital, hari ini pun aktifitas saya nambah satu lagi, euy! Per awal Maret 2018, saya menjadi Merchant Army (selanjutnya akan saya singkat menjadi MA) dari sebuah perusahaan e-Commerce asli karya putra bangsa.

Tugas MA ini mendatangi pemilik bisnis yang memiliki toko fisik (offline) untuk diajak memasarkan produk yang mereka kelola di ranah daring (dalam jaringan atau online). Hampir semua kategori bisnis yang biasa dipasarkan lewat toko kita ajak bergabung – sebut saja; fashion dan turunannya, hobi dan koleksi seperti petshop (toko makanan dan peralatan hewan piaraan), otomotif baik mobil atau motor dan turunannya, ambil contoh; sarung tangan (glove), kacamata pelindung (google) dan lain-lain. Pada dasarnya, program ini bertemakan #UMKMNaikKelas.

Adetruna bersama anggota Tim Penggerak Bukalapak Kabupaten Bandung
Saya saat tengah bersama anggota Tim Merchan Army Penggerak Bukalapak Kabupaten Bandung (dokpri)

Dalam menjalankan tugas ini, saya berperan sebagai ketua tim. Peran ini cukup berat karena wilayah yang saya tangani terbilang luas, yaitu; Kabupaten Bandung. Ada 31 kecamatan dan masing-masing kecamatan memiliki lebih dari 5 kelurahan. Ini semua harus saya dan teman-teman sisir guna mendapatkan para Kawan Pelapak (istilah bagi setiap pebisnis yang berhasil kita ajak bergabung-selanjutnya saya singkat KP). Oh ya setim ada 6 orang berikut saya sebagai TL (team leader).

Lantas, apa saja yang kerap terjadi saat menjalankan tugas di lapangan? Merchant Army ini tidak ubahnya dengan fasilitator yang tugasnya mengedukasi, memberikan informasi dan tentunya memfasilitasi para Kawan Pelapak.

Tapi seperti biasa, tidak semua niat baik ini disambut baik pula oleh KP, tidak jarang saya dan teman-teman mencoba menyuguhkan penawaran namun dibalas dengan penolakan. Sudah kepanasan kalau sedang cuaca panas, kehujanan kalau lagi musim hujan eh ditolak. Padahal idealnya setiap menemui KP inginnya saya sih mereka menerima tawaran atau ajakan ini. Nah di sini, saya pun dituntut untuk mampu menjaga semangat teman-teman termasuk saya sendiri.

Kelancaran dalam menghadapi KP bisa menjadi runyam apabila kita lalai dalam mempersiapkan peralatan utama, yaitu; ponsel pintar (smartphone). Tentu saja ponsel pintar menjadi gawai terpenting saat kita bergerak di lapangan. Gakada smartphone, mending pulang deh😀

Setelah dapat dipastikan smartphone sudah kita kantongi barulah kita memeriksa hal lain, yaitu kuota internetnya. Hape kita bawa, tapi nggak ada kuota internetnya, mau ngandelin kuota calon KP? Nggak banget, cuy … Dan kelengkapan perang pun tidak usai hingga di sana! Masih ada yang patut kita periksa dan jangan sampai lupa. Bener banget … Powerbank!

Suatu hari saya berada di lapangan dan berhasil menemukan pemilik toko yang bersedia menjadi KP. Saat saya sedang memproses pekerjaan — alhamdulillah sudah dengan kondisi sinyal yang ok. Namun tiba-tiba ponsel mati! Yaa tuhaaaan … Saya benar-benar dilupakan mengisi penuh baterai. Keadaan semakin sempurna karena saya tidak membawa powerbank. Alhasil, saya harus pulang dan mengambil pengisi daya yang biasa saya gunakan.

Kejadian tersebut benar-benar menjadi pelajaran dan saya pun menekankan pada anak buah jangan sampai lalai dengan lupa tidak membawanya. Percuma saja sinyal bagus, KP kooperatif tapi ponsel malah padam – mati kutu! Semenjak kejadian tersebut, kini bertugas sebagai Merchant Army saya berusaha untuk senantiasa membawa penambah daya.

Menyoal penambah daya atau powebank, saya ingin berbagi informasi kepada pembaca. Hari ini ada sebuah produk baru besutan ASUS yaitu ASUS ZenPower Slim 6000. Saat kemarin terjun di lapangan saya bawa unit ini – mohon dicatat ya .. Ini hasil meminjam bukan beli atau hadiah 😛

Ada seorang teman blogger dengan baik hati meminjami saya ASUS ZenPower Slim 6000 bahkan dia rela mengantarkannya ke tempat saya bekerja di Bandung. Dia adalah mas Sandi – pria kalem dari kota apel – tepatnya di Batu, Malang yang tengah menjadi relawan dan mengharuskannya datang ke Bandung untuk sementara waktu.

Saya dan mas Sandi Iswahyudi- Blogger asal Batu, Malang yang telah berbaik hati meminjami saya powerbank ASUS ZenPower Slim 6000
Saya dan mas Sandi Iswahyudi- Blogger asal Batu, Malang yang telah berbaik hati meminjami saya powerbank ASUS ZenPower Slim 6000

Begitu unit ASUS ZenPower Slim 6000 ada di tangan, saya tidak menyia-nyiakan waktu untuk mempelajari dan mengamati benda ramping dengan warnanya yang elegan tersebut. Permukaan unit ini begitu halus dan lembut, walaupun seperti permukaan teflon tapi nyaman saat kita genggam. Karena memang ukurannya yang compact dan handy – sangat mudah untuk saya kantongi – nggak mengherankan unit ini dinamai juga dengan ZenPower Pocket.

Selain masalah lupa, terkadang penambah daya yang selalu kita bawa saat beraktifitas – tidak berfungsi dengan baik – perasaan sih kita sudah yakin batre di ponsel penuh karena sudah diisi, semalaman pulak! Tapi pas kita pakai malah nggak ngisi-ngisi ke ponsel yang tengah butuh-butuhnya untuk digunakan.

Menjumpai kondisi seperti itu biasanya akan membuyarkan pekerjaan dan bisa mengubah mood kita saat bekerja di lapangan. Dengan mengantongi powerbank ASUS, saya bekerja menjadi penuh percaya diri, sudah tidak lagi kebablasan gawai mati karena kehabisan daya.

ASUS ZenPower SLim 6000 mAh elegan dan ramping

ASUS ZenPower Slim 6000, selain memang ramping – powerbank ini sudah disemati dengan teknologi 2.4 fast charging. Dengan begitu, unit ini memberikan solusi daya tersimpan maksimal dengan cepat. Dan saat hp dipergunakan guna mendaftarkan Kawan Pelapak pun berjalan dengan maksimal dan lancar. Ini semua saya buktikan sendiri di beberapa waktu yang sudah lewat – kemaren.

ASUS-ZenPower-SLim-6000-Fast-Charging
Fast Charging and Slim Design (dokpri)

Oke … Pembaca berikut ini spesifikasi dan harga dari ASUS ZenPower Slim 6000 yang bisa Anda catat.

Spesifikasi ASUS ZenPower Slim 6000

Spesifikasi dan-Harga-ASUS-ZenPower-Slim-6000

– Kapasitas : 3.85 V / 6000 mAh
– Daya : Input Power:DC(micro USB): 5 V / 2 A
– Output Power: Output 1 (embedded adapter): DC5 V / 2.4 A
– Dimensi : 110.9 x 67.6 x 14.82 mm
– Berat : kurang dari 170 g

Harga

ASUS ZenPower Slim 6000 dibanderol dengan harga Rp 229.000.

Bergerak Bersama ASUS ZenPower Slim 6000

Kesimpulan yang bisa saya utarakan pasca mencoba ASUS ZenPower Slim 6000 ini, saya merasa leluasa saja karena powerbank ini merupakan ebuah unit yang mudah saya kantongi dan sangat pas disandingkan dengan smartphone yang saya bawa saat bekerja.

Hal lain yang juga bisa saya simpulkan untuk ASUS ZenPower Pocket dari sisi desain, ia begitu ramping sehingga Asus ZenPower Slim 6000 mAh ini mudah saya genggam, ini saya suka sekali! Saya bebas saat melakukan input data Kawan Pelapak ketika di lapangan. Kemarin saya menentengnya terus-terusan, ukuran mah saya harusnya merasa kesal tapi faktanya tidak – saking ringannya. Fyi, unit ini beratnya kurang dari 170 gram.

ASUS ZenPower SLim 6000 mAh elegan dan ramping
ASUS ZenPower SLim 6000 mAh elegan dan ramping (dokpri)

Jangan anggap remeh soal ketidaksiapan kita dengan perlengkapan bekerja. Pun saat mempersiapkan penambah daya untuk ponsel, agar selalu siap siaga untuk digunakan. Pasalnya, kerunyaman dalam bekerja malah disebabkan oleh hal sepele – misalnya tidak membawa powerbank. Padahal, bila semua pekerjaan sudah lancar sejak awal maka orang-orang yang terlibat pun akan merasakan manfaatnya.

adetruna-blogger-soreang-Bergerak-Bersama-ASUS-ZenPower-Slim-6000
Bila semua pekerjaan sudah lancar sejak awal maka semua pun akan merasakan manfaatnya (dokpri)

Besok (Senin, 26/3) udah gajian … Itu artinya, saya harus ke pusat perbelanjaan elektronik terdekat! Karena apa? Ya, karena saya harus beli ASUS ZenPower Slim 6000 – masa minjam terus? 😀

Tapi ada gak yah di toko dekat rumah, kabarnya sih ASUS ZenPower SLim 6000 ini sudah merata di semua marketplace (online) dan masih belum jelas ketersediaannya di toko-toko fisik (offline) – konon, pendistribusiannya belum merata. Bisa-bisa belanja online kalau gini kondisinya …

Itulah sekilas pengalaman saya saat Bergerak Bersama ASUS ZenPower Slim 6000. Kalau saya coba renungi … Di dalam bermasyarakat pada akhirnya saya lebih sering menjalankan kegiatan pada bidang yang memiliki nilai sosial dan wirausaha. Sudah jodoh kali ya? [w4/3/2018_siw]

You May Also Like

About the Author: atruna

KLIK SOREANG itu kependekan dari Komunikasi Lingkar Komunitas di Soreang. Untuk komunitas di Kabupaten Bandung yang berminat untuk mensosialisasikan kiprahnya, sila hubungi: kliksoreang@gmail.com

12 Comments

    1. betul sekali, pernah saya masuk ket toko yang cukup lengkap dan sangat bisa utk go online. setelah masuk yg punya orangtua tua dan betul … ketidaktahuan yang membuat mereka merasa online itu ‘musuh’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.