Berkunjung ke Kantor Bukalapak Bandung

Berkunjung ke Kantor Bukalapak Bandung yang Menyenangkan

Bandung Blog bukalapak

Saya merasa senang sekali saat ini bekerja sebagai Penggerak Bukalapak, sudah hampir setahun menjadi team leader membawahi 7 (tujuh) orang petugas membantu para pelaku bisnis baik itu skala kecil, sedang maupun besar yang berdomisili di Bandung.

Dan kemarin sempat disinggung langsung oleh Presiden dan juga CFO Bukalapak; Muhammad Fajrin Rasyid di depan semua tamu undangan yang hadir di peresmian Kantor Bukalapak Bandung bahwa, “Hari ini sudah ada sekitar 750 ribu pelaku UKM yang terdaftar di Bukalapak.”

Wow … Banyak sekali, bukan?! Untuk Bandung saja sudah hampir 10 ribu telah Penggerak Bukalapak bantu membangun lapak untuk memasarkan produk-produk mulai dari fashion, gawai, handcraft hingga makanan dan minuman.

TAHUKAH PEMBACA? Bukalapak lahir dari kamar kos di Bandung. Dicetuskan oleh dua orang pemuda yang tengah kuliah di ITB; Achmad Zaky dengan sahabatnya Fajrin Rasyid pada 10 Januari 2010.

Jadi pada 10 Januari 2019 besok Bukalapak memasuki usia yang ke-9 – biasanya dirayakan dengan menggelar Kopdar Akbar Bukalapak.

Berkunjung ke Kantor Bukalapak Bandung yang Menyenangkan

Sebetulnya, kemarin saat berkunjung ke Kantor Bukalapak saya sudah ada agenda ke Ciwidey guna menemui pelaku UKM di sana. Namun, karena kepentingan memenuhi undangan peresmian kantor Research and Development Bukalapak di bilangan Dago persis di depan SMAN 1 dan bersebelahan dengan Lo.Ka.Si tempat saya biasa mengajar Google My Business (program Gapura Digital) – ya saya dengan terpaksa menunda agenda tersebut.

Baik, jadi .. seusai sembahyang Jumat kemarin (14/12) saya dari bilangan jalan Gagak bertolak kembali ke Kantor di Rangga Gading, karena kami harus kumpul dulu di sini. Setelah tim lengkap, saya dan teman-teman berangkat ke kantor Bukalapak yang akan diresmikan.

Sebagian ada yang menggunakan mobil dan sebagian lagi menggunakan kendaraan masing-masing – termasuk saya pakai motor pribadi. Tiba di lokasi, saya langsung memarkirkan tunggangan dan tiba lebih cepat dibandingkan teman-teman yang menggunakan roda empat.

Karena pakai motor lebih leluasa saat membelah kemacetan saya bisa cepat – tidak ada 10 menit dari Tamansari ke Dago, kantor barunya Bukalapak ini kemarin.

Sambil menunggu, saya manfaatkan waktunya dengan mengambil beberapa sudut ruangan yang lebih ke asal jepret. Seperti ini misalnya …

Menunggu teman-teman datang, saya luangkan waktu untuk berfoto di depan gedung kantor Bukalapak Bandung.
Setelah masuk kantor Bukalapak, di sebelah kirinya terdapat booth bertuliskan Warung Kang Emil Mitra Bukalapak. Sepertinya ini akan menjadi contoh bentuk lapak fisik yang bermitra dengan Bukalapak.
Setelah masuk kantor Bukalapak, di sebelah kirinya terdapat booth bertuliskan Warung Kang Emil Mitra Bukalapak. Sepertinya ini akan menjadi contoh bentuk lapak fisik yang bermitra dengan Bukalapak.

Kantor Bukalapak Bandung Kantor yang Menyenangkan

Bukalapak Research and Development. Begitu tulisan yang terpampang di atas dinding yang menghadap ke jalan raya Dago dari gedung tempat Bukalapak berkantor.

Mendengar atau membacanya terkesan begitu berat, serius atau formal. Sebab di kantor ini semua ide dan gagasan seputar pengembangan bisnis digital diolah berdasarkan riset. Tentunya tidak bisa main-main dalam bekerja.

Namun setelah saya masuk, ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Di dalam kantor Bukalapak Bandung ini terkesan sangat homey. Nyaman sekali berada di dalam ruangan yang ada di dalam. Bahkan ruangan dirancang senyaman mungkin, semenarik mungkin dan tematik. Misalnya ada fun room amphitheatre, nursery room, zen space dan sleeping pods. Sayangnya, saya tidak mengambil satu per satu foto sudut ruangan yang ada di sini kemarin.

Kantor Bukalapak Bandung Kantor yang Menyenangkan

Kantor Bukalapak Bandung Kantor yang Menyenangkan

Menyimpulkan dari paparan gubernur Jawa Barat saat memberikan kata sambutan sehubungan dengan peresmian Kantor Baru Bukalapak Bandung yaitu; adanya dua bidang penting yang masuk dalam agenda pembangunan di Jawa Barat.

Saya sih berharap, dengan adanya kantor Bukalapak bilangan jalan Ir. H. Djuanda Bandung ini bisa mengakomodir semua kebutuhan bisnis yang dikelola oleh masyarakat Jawa Barat umumnya dan Bandung Raya secara khusus.

Dua bidang yang dimaksud adalah sektor pariwisata dan bisnis digital. Oh ya kemarin pun di sela-sela acara peresmian kantor Bukalapak terdapat penandatanganan MoU kerjasama Pemprov Jawa Barat dengan Bukalapak sehubungan dengan adanya laman BukaJabar di aplikasi Bukalapak.

Termasuk di dalamnya terdapat kategori BukaBike – layanan peminjaman sepeda berbasis aplikasi dan menggunakan teknologi QR COde. Kemarin pun simulasi Buka Bike ini dipraktekkan langsung oleh Ridwan Kami.

“Luar Biasa!” ungkap Kang Emil (panggilan akrab ridwan Kamil) saat berpidato di hadapan tamu undangan.

“Ini akan menjadi semangat baru dunia digital Indonesia,” sambung kang Emil.

Saya yang berada di lantai atas – tempat para karyawan Bukalapak beristirahat pun sangat senang sekali dengan hadirnya kantor mereka di Bandung. Kenapa? Sebab, secara emosional, keadaan ini akan memberikan spirit dalam bertugas sebagai Penggerak Bukalapak. Semangat!

1 thought on “Berkunjung ke Kantor Bukalapak Bandung yang Menyenangkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.