Categories
Blog

Menerima Tamu Mahasiswa UNIBI dan Bersih-Bersih di Kantor Kiosagro

Menerima Tamu Mahasiswa UNIBI dan Bersih-Bersih di Kantor Kiosagro ~ Cukup lelah juga padahal hanya sekadar menemani Pak Sarjono memasukkan sampah ke kantong plastik besar (trash bag), lalu diserahkan ke petugas pengangkut sampah.

Sejak kemarin(Jumat, 10 Januari 2020) kantor tempat saya bekerja kedatangan tamu mahasiswa semester III kampus UNIBI (Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia) Program Studi Manajemen. Tujuan mereka ingin mengetahui, “Apa itu Kiosagro?” secara bertatap muka langsung.

Awalnya, UNIBI mengundang Kiosagro mengisi pelatihan bagi para pelaku UKM yang ada di kecamatan Sukajadi kota Bandung. Rencananya akan ada 70 (tujuh puluh) orang pelaku UKM yang akan memasarkan produk yang selama ini dikelola di dunia online.

Akhirnya, kemarin pun teman-teman dari kampus UNIBI ini datang dan ngobrol-ngobrol di kantor Kiosagro. Ada Genio, Erna, Puteri, Qurohman, Rena, M. Nazmi, Fiqri dan M. Arif.

Serah terima proposal dari UNIBI ke Kiosagro
Serah terima proposal dari UNIBI ke Kiosagro

Dan tadi sore (Sabtu, 11/01), Genio dan kawan-kawan kembali datang ke kantor kami. Kehadiran mereka kali ini menyerahkan proposal terkait agenda Program Workshop Pemasaran Online untuk Peningkatan Profit UKM di Kecamatan Sukajadi.

Menerima Tamu Mahasiswa UNIBI dan Bersih-Bersih di Kantor Kiosagro

Selain menerima tamu, siang tadi pun saya menemani pak Sarjono membersihkan sampah yang mulai menggunung.

Pak Sarjono adalah pembantu rumah tangga dari pemilik rumah terdahulu. Rumah tersebut yang hari ini kami sulap menjadi kantor. Ingat sekali, sejak kali pertama kami hadir di tempat ini, yaitu Desember 2019 sampah mulai memenuhi pembuangan baik itu bak dan tong.

Dan tadi ada anak muda yang menawarkan jasa ambil sampah dengan tarif 30 ribu per bulan. Saya pun menyepakati, tanpa banyak basa basi anak muda ini menyertakan sampah-sampah di tempat kami bersama dengan sampah dari tempat lain. Dengan menggunakan motor Triseda dan bak sampah di belakangnya.

Setelah persoalan sampah selesai, pak Sarjono melanjutkan pekerjaan lain yaitu, memeriksa penampungan air yang dicurigai bocor. Namun ternyata negatif — alhamdulillah….

Cukup lelah juga padahal hanya sekadar menemani Pak Sarjono memasukkan sampah ke kantong plastik besar (trash bag), lalu diserahkan ke petugas pengangkut sampah.

Tidak berhenti hingga di situ, pekerjaan terakhir yang pak Sarjono sudah lakukan tadi yaitu menguras kolam ikan yang ada di teras belakang. Karena ada beberapa ikan yang cukup besar, pengurasan tidak membuat kolam tersebut menjadi habis tanpa dipenuhi air. Air tetap disisakan karena biasanya akan terisi oleh air hujan.Senang sekali rasanya, sampah yang menggunung kini sudah tidak lagi.

By atruna

Ade Setiadi Truna (Pengelola KlikSoreang.Com) pengalaman sebagai fasilitator PerpuSeru (2014), Driver Datsun Risers Expedition (2015), Fasilitator Gapura Digital (2016 hingga sekarang), Leader #PenggerakBukalapak (2018 - 2019), Co-Founder Kiosagro.Com (2019 hingga sekarang), Founder KiosCemilanku.Com (2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.